Kamis, April 2, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Bulog Indramayu Pastikan Harga Minyak dan Beras Tetap di HET Jelang Ramadhan

Indramayu, Kompas.sbs – Kabar menenangkan bagi masyarakat jelang Ramadhan. Perum Bulog Cabang Indramayu memastikan stok minyak goreng dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kondisi aman dan harga tetap terkendali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepastian itu disampaikan Wakil Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Rendy Saktiko, usai melakukan inspeksi mendadak harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Indramayu, Kamis (5/2/2026).

“Untuk Ramadhan sementara aman. Menjelang Idul Fitri nanti juga akan ada tambahan pasokan dari pabrik dan distributor,” ujar Rendy.

Ia merinci, dari total pengadaan minyak goreng tahun 2026 sebesar 105.000 liter, sebanyak 67.000 liter telah disalurkan ke pasar. Saat ini, Bulog masih memiliki cadangan sekitar 40.000 liter yang siap didistribusikan jika terjadi lonjakan permintaan.

Tak hanya minyak goreng, stok beras SPHP juga dipastikan melimpah. Gudang Bulog masih terisi penuh dan penyaluran terus berjalan sesuai ketentuan pemerintah.

“Harga tidak naik. Beras SPHP tetap Rp12.500 per kilogram dan minyak goreng Rp15.700 per liter. Kami pastikan harga di lapangan sesuai HET,” tegasnya.

Untuk menjaga stabilitas harga, Bulog Indramayu menggandeng Polres Indramayu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) melakukan pengawasan rutin di pasar-pasar tradisional.

“Sejauh ini belum ditemukan pelanggaran. Kalau ada pedagang melanggar, akan ditegur terlebih dahulu. Jika masih membandel, akan ditindak sesuai aturan,” kata Rendy.

Anggota Satgas Saber Pangan Polres Indramayu, Aipda F Yudha, menambahkan bahwa pemantauan akan terus diperketat selama Ramadhan hingga Idul fitri.

“Monitoring stok dan harga akan kami lakukan secara rutin. Sampai hari ini belum ada temuan pelanggaran di Indramayu,” ujarnya.

Sementara itu, pedagang Pasar Baru Indramayu, Munardi, mengungkapkan permintaan minyak goreng mulai melonjak tajam menjelang Ramadhan dan kerap cepat habis. Sebaliknya, penjualan beras SPHP justru cenderung melambat.

“Minyak seminggu bisa habis sekitar 200 karton kalau stok ada. Tapi biasanya dari Bulog dibatasi 50 sampai 100 dus,” katanya.

Ia mengaku menjual minyak goreng Rp15.500 per liter, masih di bawah HET. “Kadang saya korting sedikit buat pelanggan yang jualan lagi,” ujarnya.

Munardi berharap Bulog menambah pasokan minyak goreng agar kebutuhan masyarakat jelang Ramadhan bisa terpenuhi tanpa gejolak harga.

Saimin

Popular Articles