Kamis, Maret 26, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Penumpang Kecewa Dengan KM Sabuk Nusantara 102 Dalam Berlayar Tidak Nyaman.

Gorontalo,Kompas –Sejumlah calon penumpang KM Sabuk Nusantara 102 yang melalui Agen PT. Sinar Saritama Mandiri yang memiliki rute Bitung – Gorontalo – Pasokan – POPOLII – Malenge – Wakai – Ampana –  Poso.

KM Sabuk Nusantara 102 melakukan Keberangkatan dari pelabuhan samudera bitung tujuan ke rumah pelabuhan Gorontalo.

Keberangkatan KM Sabuk Nusantara 102 dari pelabuhan samudera Bitung Minggu (11-01-2026) membawa penumpang tujuan ke Gorontalo.

Saat KM Sabuk Nusantara 102 melakukan pelayaran tiba-tiba KM Sabuk Nusantara 102 masuk di area lintas pulau Salongo terjadi kejadian pencurian di salah satu penumpang dek 2.

“Sewaktu Saya tidur jam 22.00 Wita, saya memutar lagu pakai handphone tiba-tiba handphone saya sudah hilang kalau saya tidak kaget dengan anak kecil nganis begini saya sudah tidak tau handphone saya,” Kata Riska Salah Satu Penumpang Di Dek 2,, Senin <span;>12/01-2026<span;>.

Namun saat handphone hilang saya langsung membangunkan para penumpang di sekitar dek 2 dan kami langsung menuju ke ABK kapal Sabuk Nusantara 102 untuk meminta supaya bisa memeriksa kejadian kehilangan handphone saya.

Di waktu 00.30, ABK kapal Sabuk Nusantara 102 hanya habis menyampaikan 05.30 saja pak nanti bapak dan ibu melapor ke Kapten supaya kami akan membuka bukti Cctv Atas kejadian tersebut,” Ujar ABK Kapal Sabuk Nusantara 102.

Ironisnya, Kapal Sabuk Nusantara 102 tiba-tiba lampu penerang Mati total kurang lebih 1 Menit tetap waktu 01.59 dan kapal tersebut tidak mati tetapi kapal tersebut berjalan lancar tanpa ada penerangan lampu,  jadi ini aneh bin ajaib dengan kapal sabuk Nusantara 102 tiba-tiba lampu penerang sudah menyala kembali.

Dalam pelayaran KM Sabuk Nusantara 102 terjadi di pulau Salongo tetapnya di waktu 02.00 sudah menyala dan pelayaran tersebut sebuah penumpang heran dengan kejadian KM Sabuk Nusantara 102 yang terjadi  Pencurian dan lampu penerang lampu mati.

Lebih Lanjut, Dia menambahkan bahwa untuk Kapten dan ABK Kapal lebih harus tegas dan memperhatikan kenyamanan penumpang yang ada di Beberapa Dek di KM Sabuk Nusantara 102 dan bukan di biarkan seperti binatang saja yang tanpa pengawasan dari Kapten dan ABK kapal.

Dan yang di herankan di waktu Penerangan kapal sudah nyala kami para penumpang melakukan penggeledahan barang berupa handphone Infinix yang Dugaan salah satu penumpang opsi yang tidak memiliki tiket berlayar di KM Sabuk Nusantara 102  yang melakukan Pencurian, tapi Alhamdulillah dalam penggeledahan barang di temukan handphone Infinix di salah satu tempat tidur yang berdekatan dengan dinding.” Ujarnya.

Dengan ada temuan nya handphone, maka kami sebagai penumpang meminta lebih Bertanggung jawab kepada kapten dan ABK kapal Untk melakukan patroli di atas kapal Sabuk Nusantara 102 dan jangan di biarkan begitu karena yang takutnya nantinya terjadi pembunuhan, Penganiayaan, dan lain’ maka penumpang merasa tidak nyaman berlayar dengan kapal dan percuma torang so bayar tapi kenyamanan di atas kapal tidak ada” Harapnya.

Terpisah, Ketua Umum Persatuan Organisasi Lintas Adat Agama Dan Budaya ( POLA ) Puboksa Hutahean menegaskan bahwa, Kepada Pihak KM Sabuk Nusantara 102 yang bernaung di agen PT. Sinar Saritama Mandiri harus memiliki sekuriti di atas kapal untuk melakukan patroli di setiap dek-dek kapal supaya tidak terjadi hal yang diinginkan kedepannya,” Ujarnya.

Namun, kami Selaku Ketua Umum Ormas yang melakukan hearing di DPRD untuk pemanggilan kepada kapten kapal dan pihak agen PT. Sinar Saritama Mandiri, KSOP untuk kejelasan terhadap KM Sabuk Nusantara 102 Yang mana ada beberapa kesalahan yang di lakukan KM Sabuk Nusantara 102 kepada penumpang dan sampai penumpang kapal merasa tidak nyaman untuk berlayar dengan kapal sabuk Nusantara 102.

Apabila dalam waktu dekat ini pihak KM Sabuk Nusantara 102 dan Pihak agen PT. Sinar Saritama Mandiri tidak menyelesaikan dan tidak memberikan permohonan maaf kepada penumpang, maka kami selaku Ormas akan membuatkan surat resmi kepada menteri Perhubungan, Menteri Keuangan dan Presiden RI Prabowo Subianto,” Kata nya.

” Kami Sebagai Ormas meminta keadilan kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk bisa melakukan sidak di setiap kapal tol yang berlayar khusus nya di KM Sabuk Nusantara 102 yang mana banyak opsi-opsi yang tidak memiliki tiket dalam berlayar,” Harap Puboksa Hutahean di saat konfirmasi awak media ini lewat via WhatsApp. Senin 12/01-2026.

Popular Articles